Jumat, 02 Maret 2012

Etika dalam Mailing List



Mungkin Anda pernah mendengar, atau bahkan menjadi anggota Mailing List (Milist) salah satu grup yang ada. Dalam menggunakan Mailing List ini, pasti terdapat aturan-aturan yang harus kita mengerti terlebih dahulu agar dalam penggunaannya kita tidak menyinggung pihak lain, yang dapat mengakibatkan, user kita di-banned atau di-block oleh moderator atau admin dari Milist tersebut. Berikut hal-hal yang harus kita perhatikan dalam mengikuti sebuah Milist:


1. TIDAK diperkenankan melakukan flamming. Flamming adalah mengirim mail yang isinya menghujat/marah2 sehingga membuat orang lain tersinggung.

2. TIDAK diperkenankan melakukan spamming. Spamming adalah mengirim mail yang tidak diinginkan/tidak disukai penerima mail. Contoh spamming: surat berantai (biasanya berisi warning virus), surat yang tidak berarti (junk mail), bombing (mengirim mail sama berulang2). Mengirimkan email jokes dan email komersial non-personal yang tidak berhubungan dengan Motor / Otomotif merupakan spamming juga.

3. Sortir attachment file yang mengandung Virus jika akan dikirim ke mailing list Suzuki-2Wheels.

4. Ganti Subject bila perlu. Jangan pertahankan subject bila isi yg anda tulis tidak ada hubungannya dengan Subject lagi. Hal ini bertujuan agar tidak menyesatkan pembaca dalam memilah2 email.

5. Gunakan huruf kecil dalam menulis mail. Penulisan huruf besar dalam mail berarti penulis berteriak.

6. Dihimbau untuk menggunakan nama dan nomor database (utk anggota utama), demi kelancaran komunikasi. Dalam kasus apabila Milist yang diikuti seperti Milist sebuah komunitas otomotif yang memiliki nomor keanggotaan.

7.Apabila anda akan membuat suatu tulisan yang tidak ada hubungannya dengan subject, sebaiknya ditulis keterangan OOT (Out of Topic).

   Semoga posting saya ini bisa bermanfaat bagi Anda dalam Menggunakan Milis yang sedang    Anda Ikuti..

Berhenti Menjadi Anggota Milis

KELUAR DARI MAILING LIST

Ketika kita merasa bahwa milis yang kita ikuti sudah tidak memberikan manfaat bagi kita. Kita bisa keluar dari milis tersebut. Beberapa alasan kita berhenti menjadi anggota milis yaitu
  • Bila kita harus pergi ke luar kota untuk jangka waktu yang lama dan tidak bisa membuka e-mail, sehingga kotak surat dipenuhi e-mail dari milis yang kita ikuti
  • Jika kita merasa tujuan dari milis tersebut sudah melenceng, atau ternyata kita tidak mendapat apa yang kita harapkan
  • Bisa juga karena kita tidak punya waktu untuk membaca e-mail yang masuk, menyebabkan kotak surat penuh
.
Langkah-langkah untuk berhenti adalah sbb.
1. Masuklah ke kotak surat e-mail kita
2. Klik tombol Compose untuk menulis sebuah e-mail
3. Di kotak teks To, isikanlah alamat untuk berhenti dari anggota milis yang kita ikuti (example: 10Gsman1ladongi-unsubscribe@yahoogroups.com)
NOTE
subscribe (daftar)
unsubscribe (keluar)
4. Kosongkan subjek dan isi surat
5. Klik tombol Send
6. Tunggu sampai kita menerima e-mail yang meminta konfirmasi bahwa kita ingin keluar dari milis yang berangkutan
7. Setelah menerima e-mail. Buka dan klik tombol Reply atau balas
8. Selanjutnya kliklah tombol Send, dan kita akan dikeluarkan dari milis tersebut.

Semoga Bermanfaat  ^_^

Cara mengirimkan E-mail ke Milis

CHATTING DENGAN MILIS
Mengirimkan e-mail ke milis sama dengan mengirimkan e-mail kepada sebuah alamat e-mail biasa. Perbedaannya, e-mail yang kita kirim ke alamat milis akan dikirim ke banyak orang yang menjadi anggota milis. E-mail yang dikirim ke alamat milis akan dikirimkan kepada kita juga. Ehmm, sama seperti facebook atau jejaring sosial lainnya.
Karena itu, langkah-langkah untuk mengirim e-mail ke milis sama dengan langkah-langkah mengirimkan e-mail biasa. Perbedaannya, di kotak isian alamat e-mail yang dituju, kita isi dengan alamat milis.